Supaya tidak salah langkah soal budaya
Kampanye global sering tidak cocok dengan kebiasaan atau hal-hal sensitif di sini. Kami riset dulu, lalu pesannya disesuaikan supaya bisa diterima publik Indonesia tanpa kehilangan maksud aslinya.
PROPEL itu agensi PR sekaligus konsultan komunikasi. Kami kerja berdasarkan riset, bukan tebak-tebakan. Fokusnya satu: perusahaan atau brand dari luar negeri yang mau masuk atau sudah jalan di Indonesia.
Kami bukan agensi iklan, dan bukan admin media sosial.
Banyak brand internasional punya kampanye yang bagus di negara asalnya. Tapi begitu dibawa ke Indonesia, hasilnya sering beda. Kadang pesannya tidak nyambung. Kadang malah bikin salah paham, padahal niatnya baik.
Nah, di situ kami masuk. Sebelum bikin apa pun, kami cari tahu dulu siapa yang mau diajak bicara, apa yang mereka pedulikan, dan hal apa yang sebaiknya tidak disentuh. Baru setelah itu pesannya disusun.
Jadi yang kami kerjakan bukan jualan produk, tapi komunikasi dan reputasi. Dua hal yang efeknya baru kelihatan jangka panjang, tapi kalau salah di awal, benerinnya mahal.
Ini yang biasanya dibawa klien ke kami.
Kampanye global sering tidak cocok dengan kebiasaan atau hal-hal sensitif di sini. Kami riset dulu, lalu pesannya disesuaikan supaya bisa diterima publik Indonesia tanpa kehilangan maksud aslinya.
Ada isu yang tiba-tiba viral, atau sentimen negatif yang mulai membesar. Kami yang siapkan langkah penanganannya, mulai dari apa yang perlu dijawab, kapan waktunya, sampai siapa yang sebaiknya bicara.
Hubungan sama wartawan itu dibangun pelan-pelan, bukan pas lagi butuh saja. Kami bantu jaga relasinya dan pastikan data yang keluar jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.
Enam hal ini bisa diambil satu-satu, atau digabung jadi satu program.
Menyusun rencana komunikasi dari awal sampai akhir, lengkap dengan target yang jelas supaya hasilnya bisa diukur.
Menyiapkan konferensi pers, menulis siaran pers, dan memantau pemberitaan yang keluar tentang klien.
Memetakan hal-hal yang berpotensi jadi masalah, menyiapkan jawaban resmi, dan mendampingi saat krisis benar-benar terjadi.
Menjaga percakapan soal brand di media sosial dan membantu orang-orang kunci di perusahaan membangun kredibilitasnya.
Memetakan siapa saja pihak yang berpengaruh, lalu menyiapkan cara berkomunikasi yang pas untuk masing-masing.
Mengumpulkan data sebelum program jalan, lalu mengecek lagi setelahnya. Biar ketahuan mana yang berhasil dan mana yang tidak.
Jadi agensi komunikasi yang dipercaya brand internasional waktu mereka mau masuk ke Indonesia, karena kami paham publiknya, bukan cuma paham teorinya.
Menyusun program komunikasi yang berangkat dari riset, bukan dari asumsi atau tren sesaat.
Membangun hubungan dengan media secara terbuka dan jujur, tidak cuma pas lagi butuh.
Menyiapkan cara penanganan krisis yang bisa langsung dipakai, bukan yang cuma bagus di dokumen.
Membantu klien bicara dengan bahasa yang benar-benar dimengerti orang Indonesia.
Urutannya kurang lebih begini. Tidak selalu kaku, tapi ini kerangkanya.
Kami tanya banyak hal di awal. Apa yang mau dicapai, apa yang sudah pernah dicoba, dan apa yang jadi kekhawatiran.
Kami lihat siapa audiensnya, bagaimana pemberitaan selama ini, dan apa yang sedang ramai dibicarakan.
Dari data tadi, baru disusun pesan dan rencana programnya. Kami jelaskan alasannya, jadi bukan sekadar hasil jadi.
Programnya jalan, lalu hasilnya dievaluasi. Kalau ada yang meleset, dibenerin sambil jalan.
Tidak ada program yang jalan cuma berdasarkan feeling. Kalau datanya belum ada, kami cari dulu.
Kode Etik Perhumas dan standar IPRA kami pakai sebagai acuan kerja, terutama soal batas yang tidak boleh dilewati.
Apa pun yang klien ceritakan ke kami, termasuk hal yang belum jadi konsumsi publik, tidak keluar dari tim.
Bertiga, dan semuanya turun tangan langsung.
Ketua tim dan penyusun strategi
Menentukan arah program dan memutuskan pendekatan apa yang dipakai untuk tiap klien.
Profil LinkedIn
Hubungan media dan kampanye
Mengurus komunikasi dengan wartawan dan memastikan kampanye berjalan sesuai rencana.
Profil LinkedIn
Riset dan penulisan
Mengumpulkan data, membaca sentimen publik, dan menyiapkan materi tulisan.
Profil LinkedInSesekali kami menulis soal hal yang sedang kami pelajari.
SWOT sering dianggap cuma tugas kuliah yang dihafal. Padahal kalau dipakai serius, dia cukup membantu buat lihat posisi organisasi sebelum ambil keputusan kampanye.
Baca di LinkedIn
Wartawan lebih gampang percaya kalau datanya jelas dan orangnya konsisten. Susahnya, hal ini tidak bisa dikebut dalam semalam.
Lihat diskusinya
Jalan tanpa riset awal itu mirip jalan tanpa peta. Bisa sampai, tapi biasanya lebih lama dan lebih mahal.
Lihat di LinkedInWaktu produk kami masuk pasar nasional, PROPEL yang menyiapkan langkah kalau ada isu. Ternyata memang kepakai, dan reputasi kami aman.
VP Corporate Affairs, klien korporasi
Mereka riset dulu audiensnya sebelum kampanye jalan. Hasilnya lebih hemat, dan pemberitaan yang positif naik cukup banyak.
Head of Marketing & Communications, klien korporasi
Responsnya cepat dan mereka paham betul kondisi media di Indonesia. Buat kami itu yang paling penting.
Corporate Secretary, klien korporasi
Pernah bekerja sama dengan
Ceritakan saja kebutuhannya. Tidak harus rapi, nanti kami bantu rapikan.
Apa pun yang kamu ceritakan di sini kami jaga kerahasiaannya.